![]() |
Ketua MUI, DMI Solear, Zulfitra beserta Kades Pasanggrahan, Sedang mengukur Arah Kiblat, Rabu 30/09/2020 |
Pustakapelanginews.com, Pasanggrahan- Ka'bah merupakan kiblat setiap Muslim dimanapun seseorang berada di permukaan bumi. Tidak sah salat seorang Muslim kecuali dengan menghadapkan diri ke Ka'bah.
Masalah kiblat tiada lain adalah masalah arah, yaitu arah terdekat yang menuju ke Ka'bah (baitullah), yang berada di kota Mekah. Arah ini dapat ditentukan dari setiap titik di permukaan bumi. Cara untuk mendapatkannya adalah dengan melakukan perhitungan dan pengukuran. Perhitungan arah kiblat pada dasarnya untuk mengetahui dan menetapkan arah menuju Ka'bah yang berada di Mekah.
Umat Islam telah bersepakat bahwa menghadap kiblat dalam shalat termasuk syarat sahnya salat, sebagaimana disebutkan dalam dalil-dalil syar'i yang telah ada.
Terkait perhitungan dan pengukuran arah kiblat, Kini di Kampung Cibogo RT 002 RW 003 Desa Pasanggrahan Kecamatan Solear, rencananya akan di bangun sebuah masjid yang diberi nama Nurul Amal. Ketua MUI, DMI Kades Pasanggragan, serta Ketua BPD menandai arah kiblat pada hari rabu, 30/09/2020.
Ketua MUI Kecamatan Solear mengatakan kepada tim pustaka pelangi bahwa perencanaan pembangunan masjid Nurul Amal telah diukur arah kiblat yang berada di arah kiblat 25 derajat ke arah utara untuk kecamatan Solear.
Madrais SE yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut bersyukur dan alhamdulillah berjalan dengan baik dan lancar yang di saksikan langsung oleh ketua MUI, DMI Kecamatan Solear serta ketua BPD Desa Pasanggrahan. Ucapnya pada Tim pustaka pelangi Rabu, 30/09/2020.
Senada dengan Ketua BPD Desa Pasanggrahan Tatang Sumarna : Alhamdulillah kegiatan ini berjalan tertib dan tidak ada kendala apapun. Tandasnya.
Di lokasi yang sama Ustad Hartono selaku DMI Kecamatan Solear mengucapkan banyak terima kasih kepada yang sudah menyumbang untuk pembangunan masjid ini, semoga menjadi ladang amal dan masjid ini nantinya menjadi masjid yang ke-70 Yang ada di Kecamatan Solear. Ungkapnya
Kegiatan Penandaan arah Kiblat Pembangunan Masjid ini yang bersumber dana terkait adalah dari Suwadaya masyarakat yaitu Zulfitra Sebagai Wakif, tanah masjid dan Yulmahdi sebagai Orang tua dari Almarhum. Meri Yulianda Salah satu korban Pramugari Lion Air yang terjatuh pada beberapa tahun yang lalu. Yang menyedekahkan Harta Almarhum Putrinya sebanyak Rp. 500 juta untuk pembangunan Masjid Nurul Amal ini dan sedekah itu pun ditujukan untuk Almarhum Anaknya tercinta.
No comments:
Post a Comment